Senin, 31 Juli 2017

Pengusaha Saudi dibawa ke kerajinan Kayu Indonesia


Pengusaha Saudi dibawa ke kerajinan Kayu Indonesia

Menurut Rosan, tak dapat dipungkiri bahwa investasi Arab Saudi di Asia Tenggara sebagian besar telah diciptakan di Malaysia
Investor mulai mendengarkan karena Indonesia mendapat populasi terbesar keempat di dunia. Kadin juga dimanfaatkan
Kunjungan negara Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dengan mengadakan forum bisnis bertajuk 'Indonesia-Arab Saudi
Business Forum 'yang mempertemukan pengusaha Saudi dan pengusaha kulit hitam. Juga, kedatangan Raja Salman bisa menjadi faktor
Pengusaha mempertimbangkan untuk melakukan investasi. "Mereka tertarik dengan produk kerajinan tangan, terutama kayu," katanya di Jakarta,
Kamis (2/3). "Antara ini bersamaan dengan fajar Raja Salman, '' para pengusaha) lebih fokus pada Indonesia dan banyak lagi
Terbuka. Ini sedikit berbeda, investasi dibuat oleh kerajaan dengan beragam komunitas bisnis, setiap mencurahkan, "jelas Rosan.
Dia menjelaskan bahwa kecenderungan perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi tercatat menurun, yaitu sekitar USD 5 miliar pada 2016
Dibanding tahun 2015 yang mencapai Rp 8 miliar. Karena itu, industri perdagangan kedua negara tidak hanya berbasis minyak bumi
Produknya, Kadin sedang mencari terobosan untuk meningkatkan kolaborasi. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
Indonesia, Rosan P Roeslani mengatakan, pengusaha Saudi yang menganggap kerajinan kayu yang diproduksi di Indonesia diyakini berpotensi
Meningkatkan perdagangan antara kedua negara. Ia menambahkan, bisnis lain yang dilirik pengusaha adalah perintis pariwisata perusahaan,
Kesehatan, dan perbaikan infrastruktur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Kenapa Aburizal Craft Menemani Prabowo, Hatta Rajasa Saja Tidak?"

"Kenapa Aburizal Craft Menemani Prabowo, Hatta Rajasa Saja Tidak?" "Posisinya genting memaksa, dan menurut peraturan...